Pemprov Jaga Stabilitas Harga Migor

oleh -135 Dilihat
oleh

 

BANDARLAMPUNG – Jelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, fluktuasi harga sembako pasti terjadi. Utamanya harga minyak goreng (Migor).

Pemprov Lampung berupaya menjaga stabilitas harga minyak goreng tersebut, menjelang Ramadhan untuk memenuhi konsumsi masyarakat.

“Menjelang Ramadhan kami terus berupaya untuk menjaga stabilitas bahan pangan di pasaran, terutama sembilan bahan pokok konsumsi masyarakat utamanya cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan minyak goreng,” ujar Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, Rabu 21 Januari 2026.

Untuk pemantauan harga di pasaran, kata dia, dilaksanakan untuk memastikan stabilitas harga, salah satunya komoditas minyak goreng yang beberapa waktu mengalami kenaikan.

“Karena minyak goreng ini beberapa waktu lalu harganya masih agak tinggi. Jadi ini yang harus kita siapkan upaya serta langkah-langkahnya untuk menjaga agar harga minyak goreng ini tetap stabil,” ucapnya.

Diketahui, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) di Provinsi Lampung, pada Rabu (21/1), harga minyak goreng curah Rp18.750 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I pun harganya stabil yakni sebesar Rp21.400 per kemasan, dan minyak goreng kemasan bermerek II juga harganya tetap sebesar Rp19.000 per kemasan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.