Letusan GAK, Titik Perhatian BPBD

oleh -710 Dilihat

BANDARLAMPUNG – Gempa bumi kerap terjadi di wilayah Lampung. Namun, titik perhatian BPBD adalah pada letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Lampung Selatan.

Analis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) pada BPBD Lampung, Faresha Revanza mengakui intensitas gempa sering terjadi di daerah ini.

Dia mencontohkan, aktivitas gempa di Kabupaten Lampung Timur pada 16 Agustus 2026, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Sebelumnya, gempa juga terjadi di wilayah Tanggamus. Menurut Faresha, kedalaman pusat gempa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kekuatan guncangan yang dirasakan masyarakat.

Gempa dengan pusat relatif dangkal umumnya dapat menimbulkan guncangan lebih kuat dibandingkan gempa yang terjadi lebih dalam.

“Gempa dangkal cenderung menimbulkan guncangan yang lebih kuat dibandingkan gempa dengan kedalaman yang lebih besar,” kata Faresha, Sabtu 22 Agustus 2026.

Selain aktivitas kegempaan, BPBD Lampung mencermati perkembangan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Gunung api tersebut tercatat mengalami erupsi pada 16 Agustus 2026 dengan amplitudo maksimum 43 milimeter dan durasi 59 detik. (lp6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.