BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupaya mengembangkan industri ‘modified cassava flour (mocaf)’, di Kabupaten Pringsewu sebagai bentuk hilirisasi komoditas ubi kayu lokal.
“Pengembangan mocaf merupakan salah satu bentuk hilirisasi komoditas ubi kayu yang memiliki potensi besar di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Sabtu 11 April 2026.
Gubernur mendorong adanya pengembangan sentra produksi mocaf di Kabupaten Pringsewu mengingat daerah itu sebagai penghasil ubi kayu.
“Upaya ini penting untuk memperkuat swasembada pangan, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah,” katanya.
Menurut Gubernur, industrialisasi mocaf tersebut dapat berfungsi sebagai mesin penggerak ekonomi inklusif daerah.
“Pengolahan singkong menjadi mocaf tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Kabupaten Pringsewu, menurutnya, berpotensi menjadi model pengembangan hilirisasi singkong di Provinsi Lampung.
“Pengembangan mocaf di Pringsewu ini menjadi langkah penting dalam diversifikasi pangan, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis komoditas lokal,” imbuhnya. (*)






