Lampung Kembangkan Bioetanol

oleh -51 Dilihat
oleh

 

BANDARLAMPUNG – Pemprov Lampung Tengah mengembangkan pengelolaan bioetanol melalui pendekatan multifeedstock atau penggunaan berbagai jenis bahan baku untuk energi terbarukan.

Hal ini dilakukan, guna mengoptimalkan pengelolaan komoditas lokal.

“Melalui teknologi ini dapat dilakukan percepatan transisi energi hijau, sekaligus mendukung kebijakan wajib pencampuran etanol pada bahan bakar bensin,” ujar Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, Senin 7 Februari 2026.

Langkah ini sekaligus diarahkan untuk mengoptimalkan potensi komoditas pertanian lokal sebagai bahan baku energi terbarukan.

Dikatakannya, pemerintah daerah menaruh perhatian serius terhadap pengembangan bioetanol sebagai bagian dari pembentukan kemandirian energi nasional.

“Lampung memiliki keunggulan strategis untuk pengembangan bioetanol, yakni dari sisi geografis maupun ketersediaan bahan baku. Sebab sekitar 29 persen struktur ekonomi Lampung ditopang oleh sektor pertanian, dengan produksi jagung mencapai sekitar 2,7 juta ton per tahun, serta berkontribusi hingga 70 persen produksi nasional,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.