Ketika Cabai Membuat Pusing BI

oleh -719 Dilihat

 

BANDARLAMPUNG – Fluktuasi harga cabai yang cenderung terus meningkat, rupanya membuat pusing pihak Bank Indonesia (BI).

BI Perwakilan Lampung pun berupaya memasang pagar pelindung, agar harga bahan pokok tersebut tidak melompat liar.

Fokusnya, dengan menjaga kenaikan harga kelompok pangan bergejolak (volatile food) agar tidak menembus angka lima persen hingga penghujung 2026.

“Ekonomi Lampung di triwulan II 2026 menunjukkan performa yang tangguh. Namun, kita harus tetap waspada terhadap risiko global,” ujar Fiskara Indawan, Ekonom Senior BI Perwakilan Lampung, Jumat 7 Agustus 2026.

Bagi BI, inflasi bukan sekadar angka di atas kertas. Ia adalah penentu tingkat kemiskinan dan daya beli rakyat. Itulah sebabnya, perhatian ekstra diberikan pada tiga komoditas keramat yang kerap membuat ibu rumah tangga pening yakni beras, aneka cabai, dan bawang merah.

Ketiga komoditas ini dipantau siang dan malam melalui kerja sama erat dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Tujuannya memastikan pasokan tetap mengalir deras ke pasar-pasar tradisional hingga ritel modern. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.