BANDARLAMPUNG – Sudah menjadi hal biasa terjadi, setiap menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri pasti terjadi lonjakan permintaan di masyarakat.
Tak terkecuali menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal minta para pihak terkait untuk mengantisipasi lonjakan permintaan bahan kebutuhan pokok tersebut.
“Lonjakan permintaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional merupakan siklus tahunan yang harus diantisipasi melalui kerja nyata dan langkah konkret, bukan sekadar perencanaan di atas kertas,” kata Gubernur, Selasa 10 Februari 2026.
Antisipasi atas lonjakan permintaan ini, ujarnya, harus dilakukan untuk mempertahankan capaian inflasi Lampung. Dimana, pada 2025 mencapai 1,25 persen atau terendah kedua secara nasional.
“Prestasi ini bukan alasan untuk bersantai. Justru di sinilah ujiannya, apakah kita mampu menjaga stabilitas saat permintaan meningkat dan distribusi semakin padat. Pengendalian inflasi harus menyentuh langsung dapur masyarakat agar masyarakat tenang menjalankan ibadah,” tandasnya. (*)







