BANDARLAMPUNG – Dalam semalam sepanjang Rabu, 26 Agustus 2026, terjadi empat kali erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Selama empat kali erupsi tersebut, letuasn terjadi mulai sekitar pukul 00.25 Wib, dengan kolom abu mencapai 400 meter di atas puncak atau sekitar 557 meter di atas permukaan laut.
Pantauan lapangan, kolom abu berwana kelabu hingga hitam, dengan intensitas tebal mengarah ke barat laut.
Erupsi terekam pada seismograf dengan amplitude maksimum 55 kilometer, dengan durasi selama 32 detik.
Petugas pos Pemantau GAK di Desa Hargo Pancuran Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suwardi mengatakan, aktivitas erupsi masih akan terus berlanjut. (*)





