Jaga Sawah dengan 1.085 Irigasi

oleh -882 Dilihat

 

BANDARLAMPUNG – Sebanyak 1.085 irigasi dibangun Pemprov Lampung melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP).

Badan ini mengklaim, dengan terbangunnya irigasi perpompaan (IRPOM) sebanyak 1.085 unit tersebut selama 2026, menjadi upaya menjaga pengairan sawah petani di wilayah Lampung.

Utamanya, dalam menghadapi musim kemarau akibat El Nino. “Situasi di Agustus ini, berdasarkan data BMKG, sudah memasuki musim kemarau,” kata Plt Kepala BRMP Lampung, Endro Gunawan, Selasa 11 Agustus 2026.

Curah hujan di Lampung, dijelaskannya, berkisar 20-50 millimeter (mm). Angka ini termasuk rendah.

Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan air bagi pengairan sawah petani.

Dikatakan, Kementerian Pertanian telah menyampaikan sejumlah langkah antisipasi dalam menghadapi dampak kemarau. Yakni, dengan mengoptimalkan pengelolaan air irigasi. Salah satunya dilakukan melalui pemanfaatan irigasi perpompaan.

“Di Provinsi Lampung realisasi pembangunan irigasi perpompaan per pekan kemarin dari alokasi bantuan irigasi perpompaan di 2026, sebanyak 1.376 unit yang terbangun ada 1.085 unit,” katanya.

Sebarannya, kata dia, terbanyak di Kabupaten Lampung Selatan dengan jumlah 242 unit, Waykanan 209 unit, kemudian Lampung Tengah sebanyak 192 unit.

“Lampung Selatan ini yang paling agresif mengusulkan. Bantuan ini pencairan dananya langsung di transfer melalui kelompok tani,” kata dia.

Nanti setelah dana masuk rekening kelompok tani, mereka yang akan membangun dan berbelanja material bangunan serta membayarkan upah pekerja melalui dana tersebut,” ujar dia.(Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.