Sebanyak 140 sekolah Direvitalisasi

oleh -861 Dilihat

 

BANDARLAMPUNG – Gedung atau bangunan SMK/SMA di Lampung yang mengalami kerusakan mencapai 70 persen, akan segera diperbaiki.

Menyusul, pada tahun 2026 ini pemerintah secara resmi meluncurkan proyek revitalisasi. Sebanyak 140 sekolah bakal mendapatkan jatah revitalisasi tersebut.

Sayangnya, proyek ini diluncurkan dengan tenggat waktu. Yakni, sebelum kalender 2026 berakhir seluruh perbaikan Gedung sekolah sudah harus selesai.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico kepada sejumlah wartawan, pada Sabtu 8 Agustus 2026. “Proyek ini dikejar waktu,” kata Thomas.

 

Karenanya, Kadisdik memberikan mandat secara tegas kepada para pihak terkait, agar pengerjaannya tuntas sebelum kalender 2026 berakhir.

“Bukan sekadar perbaikan kecil. Tapi, upaya restorasi besar-besaran yang mencakup sekolah negeri maupun swasta di 15 kabupaten kota,” ungkapnya.

Diharapkan, proyek perbaikan ini bisa menciptakan ruang belajar yang lebih manusiawi dan menginspirasi bagi generasi muda Lampung.

“Tahun ini harus selesai. Setelah anggaran turun, harus segera tuntas. Tidak boleh melewati tahun anggaran,” ungkap Thomas.

Dijelaskan, 140 SMK/SMA yang memperoleh manfaat dari proyek revitalisasi ini, ditetapkan
pemerintah pusat menggunakan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai kompas utama.

Fokusnya pada sekolah dengan tingkat kerusakan di atas 70 persen menjadi prioritas yang tak bisa ditawar.

Revitalisasi ini pun bukan hanya soal memoles gedung utama. Program ini akan menyentuh seluruh sudut sekolah—mulai dari pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), laboratorium modern, ruang guru yang lebih nyaman, hingga hal paling mendasar namun krusial: perbaikan toilet siswa.

Pengelolaan anggaran diserahkan langsung kepada masing-masing sekolah melalui kelompok kerja atau panitia pembangunan. (Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.